5 Perbedaan Government Bonds dan Corporate Bonds Untuk Trading Saham Online

5 Perbedaan Government Bonds dan Corporate Bonds Untuk Trading Saham Online

trading-saham-online-rhb

Sekarang ini, semakin banyak masyarakat Indonesia yang berinvestasi di pasar modal. Mungkin Anda juga salah satunya. Dunia saham ini memang menggiurkan. BEI dan OJK juga terus menggaung-gaungkan program mereka yang mungkin Anda pernah dengar juga taglinenya, yaitu “Yuk Nabung Saham”. Berinvestasi saham memang tidak sesulit dan semahal yang orang awam bayangkan, apalagi dengan adanya investasi saham online sekarang ini.

Selain investasi, saham juga bisa digunakan untuk aktivitas trading. Sebelum masuk ke dalam perbedaan antara Government Bonds dan Corporate Bonds ada baiknya jika kita mengenal apa itu trading. Apabila Anda mendengar kata trading, pikiran Anda akan cenderung tertuju pada trading saham.

Apa Yang Dimaksud Dengan Trading?

Trading merupakan konsep ekonomi dasar yang melibatkan kegiatan jual beli barang dan jasa, dengan kompensasi yang dibayarkan oleh pembeli kepada penjual, setelah terjadi pertukaran barang atau jasa. Jangkauan trading tidak hanya bisa dilakukan dalam satu negara saja, melainkan bersifat global yang biasa disebut dengan perdagangan internasional.

Dalam pasar keuangan, trading juga mengacu pada proses jual beli aset atau surat berharga, seperti saham. Kini, banyak orang yang mulai mencoba terjun ke dalam dunia trading, karena trading dianggap dapat memberikan keuntungan yang menggiurkan serta dapat menambah penghasilan kita.

Namun, Anda jangan sampai keliru antara trading saham dan investasi saham. Karena walaupun keduanya mengandung kata saham, akan tetapi konsepnya sangat berbeda.

Trading saham merupakan proses jual beli saham, yang biasanya dilakukan dalam waktu yang cukup singkat. Sementara investasi saham merupakan proses “menabung” keuntungan dari saham yang dibelinya, biasanya untuk jangka waktu yang panjang.

Di era digital saat ini, trading dan investasi saham menjadi lebih mudah karena bisa dilakukan secara online. Anda bisa melakukan trading dan investasi saham online dimana saja dan kapan saja hanya dengan menggunakan perangkat digital yang Anda miliki, seperti telepon genggam dan laptop.

Perlu diingat, apabila Anda ingin melakukan investasi pastikan Anda memilih jenis investasi yang tepat. Selain saham, terdapat instrumen investasi yang relatif lebih aman. Instrumen investasi tersebut adalah Obligasi (Bonds). Obligasi merupakan salah satu instrumen utang yang ditawarkan oleh penerbit obligasi (issuer) kepada pemegang obligasi (buyer) dengan janji pembayaran bunga pada periode tertentu, serta pembayaran pokok obligasi secara penuh saat jatuh tempo.

Terdapat beberapa jenis obligasi yang beredar di Indonesia, di antaranya adalah Government Bonds dan Corporate Bonds.

Apa itu Government dan Corporate Bonds?

Government Bonds atau yang biasa dikenal dengan Obligasi Pemerintah adalah suatu obligasi yang diterbitkan oleh pemerintah pusat dengan menggunakan denominasi mata uang negara tersebut. Obligasi Pemerintah umumnya dinilai lebih aman, sementara beberapa obligasi korporasi dianggap paling berisiko dibandingkan jenis obligasi yang umum dikenal. Di Indonesia Government Bonds sendiri memiliki beberapa jenis, yaitu Obligasi Ritel Indonesia (ORI) dan Sukuk Ritel (SukRi), serta Saving Bond Ritel (SBR) dan Sukuk Tabungan (ST).

Ketika investor membeli obligasi pemerintah, berarti mereka meminjamkan pemerintah sejumlah uang yang telah disepakati dalam masa periode tertentu. Sebagai imbalannya, pemerintah melakukan pembayaran bunga kepada pemegang obligasi, dengan suku bunga yang telah ditetapkan. Pembayaran tersebut biasa disebut dengan kupon.

Sedangkan, Corporate Bonds merupakan surat utang yang diterbitkan oleh suatu perusahaan tertentu, seperti bank, institusi keuangan yang bukan bank, perusahaan pemerintah (BUMN), maupun perusahaan swasta lainnya dalam mata uang rupiah atau mata uang asing.

Perbedaan Government Bonds dan Corporate Bonds

1. Penerbitnya

Berdasarkan kedua jenisnya, perbedaan paling sederhana dapat kita lihat dari penerbitnya. Seperti yang telah dijelaskan di atas, bahwa penerbit obligasi dari Government Bonds adalah pemerintah pusat, sedangkan penerbit obligasi dari Corporate Bonds adalah suatu perusahaan, baik perusahaan milik negara maupun perusahaan swasta.

2. Coupon Rate

Coupon rate atau yang bisa disebut juga dengan nominal rate, merupakan tingkat suku bunga yang telah disetujui oleh penerbit untuk dibayarkan kepada pemegang obligasi setiap tahunnya. Ketika Anda membeli corporate bonds, perusahaan akan membayar bunga kepada Anda sampai akhir jatuh tempo. Namun, ketika Anda membeli government bonds, berarti Anda meminjamkan uang kepada pemerintah untuk jangka waktu yang telah ditentukan. Dan pemerintah akan membayar Anda tingkat bunga yang ditetapkan untuk periode reguler.

3. Likuiditas

Likuiditas merupakan kemampuan sebuah perusahaan untuk memenuhi kewajibannya dalam membayar hutang dengan harta lancarnya. Bahwasanya tingkat likuiditas untuk corporate bonds akan jauh lebih rendah, karena volume dari government bonds yang diterbitkan jauh lebih tinggi. Hal ini juga ditandai karena government bonds merupakan obligasi yang diterbitkan oleh negara dan dijamin oleh undang-undang.

4. Yield Obligasi

Ini merupakan tingkat pengembalian dari seluruh arus kas obligasi, harga obligasi, dan pembayaran suku bunga sampai akhir jatuh tempo. Karena corporate bonds dianggap memiliki tingkat risiko yang lebih tinggi, maka jenis obligasi ini menghasilkan imbalan yang lebih besar dibandingkan dengan government bonds. Dengan demikian, berinvestasi pada corporate bonds akan memberikan keuntungan yang lebih baik karena memiliki potensi pertumbuhan yang lebih tinggi daripada obligasi pemerintah.

5. Tingkat Risiko

Seperti yang diketahui bahwa government bonds merupakan pilihan investasi yang paling karena memiliki tingkat risiko paling rendah. Government bonds mempunyai jaminan berdaulat dari pemerintah, sementara corporate bonds dinilai lebih berisiko karena mengandung risiko suku bunga, risiko kredit, dan risiko pasar. Selain itu, corporate bonds berpotensi juga untuk mengalami risiko default atau risiko gagal bayar.

Nah, itu tadi merupakan 5 perbedaan antara Government Bonds dan Corporate Bonds untuk trading saham online. Apabila Anda adalah salah seorang yang ingin memulai terjun ke dalam dunia trading dan investasi saham maupun obligasi, maka penting untuk memperhatikan perbedaan antara keduanya. Jangan sampai Anda salah pilih! Selalu lakukan research dengan baik sebelum memutuskan instrumen investasi apa yang akan Anda pilih.

Mari pelajari cara investasi saham online, strategi investasi, dan pilihan saham yang memiliki fundamental baik. Manfaatkan aplikasi trading saham RHBTRADESMARTID yang sudah dilengkapi dengan berbagai fitur untuk memudahkan investor berinvestasi dimana saja & kapan saja. Download aplikasi RHB Tradesmart di Playstore dan Appstore sekarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *