Contoh Analisis Fundamental Dan Teknikal

Contoh Analisis Fundamental Dan Teknikal

contoh analisis fundamental dan teknikal

contoh analisis fundamental dan teknikal

Sumber : which.co.uk

Contoh a nalisis Fundamental Dan Teknikal – penganalisaan fundamental dan teknikal bukan lagi merupakan hal yang asing bagi orang yang berhubungan dengan investasi saham. Pasalnya kedua analisis ini sangat dibutuhkan untuk para investor dalam melakukan investasi saham. Dimana dengan menggunakan analisis fundamental dan analisis teknikal ini akan sangat membantu para inverstor.

Fundamental berkaitan dengan dasar – dasar ekonomi yang ada. Dari mulai neraca dan laporan laba rugi yang ada. Sedangkan analisis teknikal berkaitan dengan pergerakan harga yang ada. Dimana para investor biasanya mempelajari pergerakan dari harga yang ada sehingga memudahkannya untuk mengetahui pergerakan harga kedepannya.

Penganalisisan Fundamental

Dalam penganalisisan fundamental pada dasarnya menitik beratkan pada kinerja dari perusahaan itu sendiri. dimana dengan menggunakan analisis ini akan mempermudah seseorang untuk mengetahui dan mempertimbangkan pergerakan harga saham yang bisa saja terjadi.

Yang mana diketahui secara umum pergerakan harga saham dapat disebabkan oleh kinerja suatu perusahaan itu sendiri, banyaknya persaingan yang ada, potensi industri dan juga analisis pasar.

Dengan kata lain analisis fundamental ini membuat orang akan lebih berfokus untuk melakukan analisis dalam jangka yang lama atau panjang. Terdapat dua pendekatan analisis fundamental secara umum yang diketahui yaitu sebagai berikut:

Pendekatan Top-down

Dengan pendekatan ini membuat investor akan lebih melihat gambar dari suatu perusahaan yang akan dia tuju secara umum terlebih dahulu. Dengan anggapan ketika suatu perusahaan secara umum terlihat dengan baik. Maka hal didalamnya atau komponen penyusun didalamnya juga dianggap baik. Berikut ini ada sebanyak empat hal yang dilakukan dari atas kebawah dari pendekatan ini:

  • Kondisi makro global
  • Kondisi makro dalam negeri
  • Prospek pertumbuhan sektor
  • Fundamental dari perusahaan itu sendiri

Seumpama keempat hal diatas dinyatakan dalam kondisi baik-baik saa maka dapat disimpulkan perusahaan tersebut juga dalam keadaan baik-baik saja. Sehingga masa depan dari perusahaan tersebut dapat dibilang akan baik kedepannya.

Pendekatan Bottom-up

Dapat dibilang sebagai pendekatan dari bawah keatas. Dengan seorang investor akan melihat dengan lebi detail dan hati-hati gambaran dari suatu perusahaan. Hal yang biasanya dijadikan fokus masih sama seperti umumnya yaitu kondisi keuangan perusahaan tersebut dan juga persaingan kompetisi yang ada.

Berbeda dengan pendekatan top-down, pendekatan ini dikatakan dilakukan dengan lebih dalam untuk nantinya dapat menyimpulkan perusahaan tersebut dapat berkembang dengan baik kedepannya.

contoh analisis fundamental dan teknikal

Sumber : gstindiaguide.com

Penganalisisan Teknikal

Dimana yang menjadi perbedaan signifikan antara analisis fundamental dengan analisis teknikal yaitu dimana analisis teknikal lebih berfokus kepada sejarah perkembangan harga yang terjadi. Pada dasarnya dapat dikatakan sebagai analisis yang dilakukan dengan memperhatikan pergerakan harga, baik naik dan turunnya seiring beralannya waktu.

Dapat dikatakan analisis teknikal ini kebanyakan digunakan untuk para investor yang ingin berinfestasi jangka pendek. Dan disadari pula karena analisis ini tidak berfokus kepada kondisi ekonomi makro sehingga menyebabkan perubahan yang terjadi pada tiap waktunya akan mempengaruhi analisis ini.

Dalam menggunakan analisis ini investior harus mampu memahami arti dari pergerakan harga yang terjadi. Baik itu tervisualisasi dalam bentuk chart ataupun dengan grafik.

Contoh a nalisis Fundamental Dan Teknikal

Berikut ini adalah contoh analisis fundamental dan teknikal yang dapat kamu simak untuk kemudia anda pelaari sehingga anda dapat memahami kedua contoh analisis ini.

Fundamental

Untuk melakukan analisis fundameltal membutuhkan berbagai data untuk dianalisis didalamnya sebaai berikut ini. Misalnya ketika seorang investor ingin melakukan analisis sterhadap perusahaan C dan D manakah yang lebih baik dapat dilihat sebagai berikut.

EPS

Diartikan sebagai pendapatan laba per lembar saham. EPS sendiri merupakan hal yang sangat penting untuk dianalisis.

Delute EPS Dari Tahun 2014 Sampai 2019
C183235279384442339452
D197246298467621549732
Peningkatan EPS
C 29%19%25%28%2%
D 24%23%56%34%17%

Diketahui dari hasil perhitungan Eps diatas perusahaan D lebih unggul dibandingkan perusahaan C.

Penjualan

Selanjutnya yang harus diketahui yaitu analisis terhadap pendapatan penjualan yang dimiliki kedua perusahaan tersebut. Dimana analisis pendapatan penjualan ini didapatkan baik dari penjualan produk dan jasa dari perusahaan tersebut, atau dari penjualan aset perusahaan itu sendiri.

Pendapatan Dari Tahun 2014 Hingga 2019
C16,319,322,920,724,119,926,5
D23,228,135,344,64939,350,3
Peningkatan Pendapatan
C 18%19%-10%16%10%
D 21%23%23%8%13%

Dari hasil analisis perhitungan pendapatan penjualan antara perusahaan C dan D diatas. Didapatkan dalam analisis pendapatan penjualan perusahaan D masih tetap unggul.

contoh analisis fundamental dan teknikal

Sumber : www.reallylist.com

Laba Operasi

Berikutnya yang harus dianalisis salah staunya yaitu dari laba operasi yang di dapatkan perusahaan C dan D sebagai berikut.

Laba Operasi dari Tahun 2014 Sampai 2019
C6,47,38,210,513,510,213,3
D7,68,48,314,517,815,820,8
Peningkatan (laba Operasi)
C 22%10%22%28%0%
D 10%3%68%22%18%

Dalam analisis laba operasi juga didapatkan bahwa perusahaan D lebih baik dalam laba operasinya dibandingkan perusahaan C. Jadi dari 3 analisis yang dilakukan perusahaan D lebih unggul dibandingkan perusahaan C.

Contoh Teknikal

Yang harus diperhatikan dalam melakukan analisis teknikal yaitu dengan memahami dan juga mengerti akan cara membaca grafik perubahaan harga yang terjadi. Terlebih dahulu alangkah baiknya untuk anda memastikan time frame dari grafik yang akan anda analisis. Grafik tersebut memiliki time frame 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan atau bahkan tahunan.

Selanjutnya akan lebih baik jika anda menggunakan indikator saham yang ada. Dimana anda akan lebih mengalami kemudahan untuk menentukan sinyal dari saham tersebut.

Contoh perhitungan atau penganalisisan secara teknikal ya seperti gambar chart atau grafik diatas. Kamu harus bisa membacanya dengan baik dan benar untuk kemudian dapat emnentukan perkembangan harga yang akan terjadi nantinya berdasarkan sejarah perkembangan harga yang ada.

Keuntungan dengan investasi sahaman memang sangat menggiurkan. Namun anda harus tetap berhati-hati untuk itu. Karena itu terdapat bantuan aplikasi yang dapat membantu anda dalam melakukan investasi.

Namun salah satu hal yang tidak boleh ditinggalkan adalah emmbayar gaji karyawan. Sebuah perusahaan atau organisasi memiliki kewajiban untuk membayar gaji karyawan atau pekerjanya sesuai dengan jatah yang telah ditentukan. Hal ini terkadang jauh lebih rumit daripada yang bisa anda bayangkan. Karna sistem kerja di perusahaan yang terkadang mengikutsertakan gaji lembur, maka sudah seharusnya bayaran yang didapat oleh pegawai juga memiliki besarannya masing – masing.

Degan menggunakan JojoPayroll dari Jojonomic akan membantu anda dalam mengurus payroll perusahaan anda. Dengan menggunalkan aplikasi ini akan meningkatkan produktifitas perusahaan anda. selain itu karyawan anda dapat dengan lebih berfokus kepada pekerjaannya masing-masing. Kebutuhan adnimistratif anda akan lebih mudah terselesaikan dengan cepat dan tepat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *