Macam Macam Indikator Trading

Macam Macam Indikator Trading

Banyaknya indikator teknikal dalam trading forex yang sering membuat trader pemula bingung dan takut untuk menggunakannya. Padahal indikator dapat membantu anda membuat analisis teknikal dengan lebih mudah. Apa fungsi masing-masing indikator, bagaimana cara membacanya, semua kami bahas lengkap dalam panduan berikut untuk membantu anda menemukan peluang trading dengan lebih mudah! Secara umum, fungsi utama indikator teknikal adalah untuk membantu Anda memantau kondisi pasar. Tanpa indikator, mungkin Anda akan kesulitan menentukan apakah pasar sedang bearish atau bullish, posisi apa yang harus Anda buka, dan kapan harus membuka posisi. Dengan menggunakan indikator, Anda akan dapat melihat tren apa yang sedang berlangsung dengan lebih mudah, sehingga Anda dapat menentukan harus buka posisi buy atau sell. Anda juga dapat mendeteksi kekuatan tren tersebut, apakah masih akan berlanjut panjang atau akan segera jenuh. Tren yang kuat berarti harga akan bergerak ke satu arah untuk periode yang cukup panjang, sehingga bisa Anda manfaatkan untuk meraih potensi profit. Sebaliknya, hindari tren yang lemah dan kondisi pasar jenuh karena pergerakan harganya rawan berbalik arah sebelum dapat menghasilkan profit. Selain itu, indikator teknikal juga mempermudah Anda dalam menentukan area support dan resistance. Area support dan resistance ini dapat menjadi referensi Anda menemukan momen buka posisi buy dan sell.

Baca Juga:

Apa Itu Support Dan Resistance?

Saat ini ada ratusan atau bahkan ribuan indikator yang telah dibuat. Tiap indikator memiliki karakter dan cara penggunaannya masing-masing. Terdapat beberapa indikator Analisis Teknikal yang paling populer yang biasa Trader gunakan.

Moving Average adalah indikator yang menghitung pergerakan harga rata-rata dari suatu saham dalam suatu rentang waktu, misalnya dalam waktu 50 hari atau sering disebut MA50. Tidak bisa digugat lagi, Moving Average (biasa disingkat MA) memang indikator sejuta umat bagi trader. Silakan Anda tanya pada setiap trader, pasti pernah menggunakan atau setidaknya mengenal Moving Average. Maklum, indikator ini memang paling sederhana dibanding indikator Analisis Teknikal lain. Cara penggunaan indikator ini adalah dengan melihat posisi harga dibandingkan dengan MA50 tersebut. Apabila grafik harga memotong MA50 ke atas dianggap sinyal beli. Sedangkan sebaliknya, bila grafik harga memotong MA50 ke bawah dianggap sebagai sinyal jual.

  • Moving Average Convergence Divergence (MACD)

Moving Average Convergence/Divergence (MACD) adalah indikator yang berfungsi untuk menunjukkan trend yang sedang terjadi dan juga bisa memberikan sinyal beli atau jual. Di dalam MACD ada dua garis yang akan Anda temui, yaitu Signal Line dan MACD Line. Jika nilai MACD positif (di atas nol), berarti pasar bersifat bullish, disarankan beli. Sedangkan jika nilai MACD negatif (di bawah nol), berarti pasar bersifat bearish, disarankan jual.

  • Relative Strength Index (RSI)

Relative Strength Index (RSI) adalah indikator yang digunakan untuk menghitung perbandingan antara daya tarik kenaikan dan penurunan harga, nilainya berkisar 0-100. Dengan RSI Anda dapat mengetahui apakah suatu harga sudah overbought atau oversold. Pada prinsipnya, penggunaan RSI sangat mudah. Jika RSI bernilai sangat tinggi (di atas 70) artinya pasar sudah overbought (jenuh beli) sehingga ada potensi turun, saatnya untuk jual. Sebaliknya jika RSI bernilai sangat rendah (di bawah 30) artinya pasar sudah oversold (jenuh jual) sehingga ada potensi naik, saatnya untuk beli.

Stochastic adalah indikator yang menunjukkan lokasi harga penutupan terakhir dibandingkan dengan range harga terendah/tertinggi selama periode waktu tertentu. Stochastic dikembangkan oleh George C. Lane di akhir 1950-an. Ada tiga macam tipe Stochastic Oscillators: Fast, Slow, dan Full. Biasanya ada dua garis di Stochastic, yaitu %K dan %D. Sinyal beli dan jual bisa dilihat dari garis %K dan %D. Jika %K memotong %D ke atas, berarti sinyal beli. Sedangkan bila %K memotong %D ke bawah berarti sinyal jual.

Baca Juga:

4 Indikator Trading Forex Yang Perlu Anda Gunakan

Kami PT. Pelatihan Profit Internasional siap membantu anda dalam mendapatkan profit secara konsisten dengan memberikan Layanan Signal Forex. Bukan itu saja, PT. Pelatihan Profit Internasional juga memiliki Trader Profesional yang tentunya akan memberikan profit bagi anda dengan tingkat keakurasian mencapai 70%. Tunggu apalagi, ayo bergabunglah sekarang bersama kami PT. Pelatihan Profit Internasional untuk berlangganan Layanan Signal Forex. Harga normal untuk berlangganan Layanan Signal Forex $59 Per Bulan Free Konsultasi, Request Pair dan TimeFrame jika sudah berlangganan. Hubungi Trader Support kami.

Dapatkan harga promo Bulan Ini 2021

Harga 1 bulan $29

Harga 2 bulan $58

Harga 4 bulan $76

Harga 8 bulan $152

Harga 12 bulan $199

Jika anda menyukai informasi dari artikel ini dan mau tahu informasi seputar saham trading lainnya? Kami siap memberikan edukasi yang sangat informatif. Mau tahu caranya ?

Temukan kami di Channel Sosial Media lainnya

  1. Website : www.PelatihanProfitInternasional.com
  2. Telegram : https://t.me/NewsUpdatePPI
  3. Instagram : @PelatihanProfitInternasional
  4. Facebook : PT. Pelatihan Profit Internasional
  5. Youtube : Pelatihan Profit Internasional

Dapatkan informasi seputar edukasi trading gratis lainnya dengan cara klik link di atas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *