Artikel psikologi trader

Artikel psikologi trader

Indri Dwi adalah Seorang Trading Coach dan Profesional trader yang memiliki lebih dari 8 tahun pengalaman dalam perdagangan Emas & Forex. Keahliannya dalam trading khususnya saat menggunakan Exponential Moving Average. Indri ada disini untuk membimbing Anda dalam trading dan membantu Anda menemukan broker yang tepat dan terpercaya.Dia ada di sini untuk membantu Anda mendapatkan broker tepercaya.

zoom

Aspek trading psychology adalah komponen emosional dari proses pengambilan keputusan investor yang dapat membantu menjelaskan mengapa beberapa keputusan tampak lebih rasional daripada yang lain.

Psikologi perdagangan ditandai terutama dengan melihat bagaimana keserakahan dan rasa takut mengunci emosi para investor kebanyakan. Keserakahan dalam mindset trading seseorang mendorong keputusan yang tampaknya menerima terlalu banyak risiko. Sementara rasa takut mendorong keputusan untuk menghindari risiko dan menghasilkan keuntungan yang terlalu kecil.

Beberapa emosi dan perilaku tertentu memang kerap menjadi katalis untuk market trading. Karakterisasi konvensional dari perilaku yang didorong secara emosional di pasar menganggap trading paling emosional berasal dari keserakahan atau ketakutan.

Jadi, Psikologi Trading adalah emosi yang timbul pada seorang trader pada saat melakukan aktivitas trading sebagai reaksi dari hasil tradingannya entah merugi atau beruntung. Emosi-emosi tersebut memang sudah ada didalam diri seorang trader sebagai manusia biasa dan hal seperti itu tidak bisa dihilangkan namun kita hanya bisa mengendalikannya.

Psikologi yang benar yaitu tergantung bagaimana kita menyikapi dan memperlakukan bisnis ini. Bagaimana cara pandang / minset yang benar memahami perilaku market. Serta bagaimana mengelola resiko di setiap transaksi supaya Probabilitas win lebih besar. Semua itu lebih dominan berkaitan dengan masalah psikologis ketimbang faktor teknikal atau strategi tradingnya. Sebab tidak ada strategi yang sempurna.

Cara Membangun Psikologi Trading Agar Lebih Tenang.

- Menyadari bahwa trading bukanlah alat untuk cepat kaya atau dengan trading maka dalam beberapa minggu sudah bisa membeli segala macam kebutuhan hidup. Namun trading adalah bisnis perdagangan yang harus diatur dan dijalani secara tahap demi tahap layaknya bisnis real yang melalui proses pengenalan hingga memperoleh profit.

- Menyadari bahwa pergerakan harga tidak berjalan secara lurus naik maupun turun, melainkan melalui proses naik turun membentuk pola zigzag untuk mencapai harga tertentu.
Trading harus memiliki sistem yang kuat yang diperoleh dari proses belajar dan pengalaman selama menjalani bisnis trading tersebut.

- Harus mampu mengalihkan perhatian agar tidak terlalu berfokus pada pergerakan harga, sehingga tidak melakukan kesalahan-kesalahan sendiri dengan melakukan tindakan-tindakan yang tidak perlu.

- Menggunakan sistem money management yang betul, untuk menjaga tingkat balance yang sehat dan tidak cepat mengalami margin call.

- Menyadari bahwa dalam trading ada saatnya profit dan ada saatnya loss.
Jangan berfokus pada profit hari ini, tapi lebih baik memperkuat sistem seperti melakukan atau membuat jurnal trading sebagai bahan evaluasi.

- Pergunakan waktu luang untuk aktifitas sehari-hari dan memperdalam ilmu trading dari berbagai macam literatur.

Mindset yang Harus Disingkirkan Jika Ingin Sukses dalam Trading.

1. Merasa Kurang Pengetahuan

Trader pecundang akan menyalahkan kurangnya pengetahuan dan informasi atas kekalahannya. Dia cenderung akan merasa bahwa dia tidak mengetahui resep-resep trading yang ampuh. Mereka mencurigai bahwa para trader sukses pasti punya pengetahuan yang dirahasiakannya.

Para trader ini bahkan banyak mengikuti seminar dan membeli buku dengan harapan mengetahui “resep rahasia” yang ampuh untuk trading. Tidak sedikit pula trader yang pasrah pada transaksinya hanya dengan berdoa tanpa mencari tahu apa kesalahannya dalam trading.

Nah, sudah tahu kan apa yang salah? Kegiatan trading ini sebetulnya cukup sederhana kok. Trader yang baik pada umumnya lihai dalam melihat kesempatan, namun bukan berarti mereka adalah orang jenius.

2. Mindset Autopilot

Mitos ketiga yang harus dihindari bila ingin menjadi trader sukses yaitu mindset bahwa trading dengan sistem autopilot dapat membawa kepada kesuksesan. Pada kenyataannya beberapa trader mencoba mengembangkan sistem trading otomatisnya dan sebagian lainnya membeli dari ahlinya. Hal ini disebabkan oleh kemalasan, keserakahan, dan buruknya literasi keuangan mereka.

Tidak sedikit trader yang mengeluarkan uang demi membeli sistem yang mengubah seperangkat kode menjadi aliran uang. Perlu Anda ketahui bahwa orang seperti ini tidak ada bedanya dengan ksatria abad pertengahan yang membayar ahli kimia untuk mengubah besi tua menjadi emas.

RECOMMENDATION FROM EXPERT

Pastikan anda Mengetahuinya dengan BACA dan PAHAMI dalam artikel ini.

Share artikel ini ke temanmu dan DAPATKAN FREE KONSULTASI langsung dengan Saya untuk mengenal trading lebih detail.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *